Pelabuhan Indah Kiat Disterilkan

Serang,Beritaindonesianet.com – Mempersiapan kedatangan Presiden RI Joko Widodo dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-70. Kawasan Pelabuhan Indah Kiat di Kecamatan Pulomerak segera disterilkan dari aktivitas apapun, termasuk kapal laut.

Selain ribuan pasukan TNI, perayaan HUT ke-70 itu juga akan dipamerkan ribuan alutisista dan armada-armada tempur jenis terbaru, seperti meriam, tank tempur, radar. Adapun alat tempur yang akan didatangkan yaitu 32 unit helikopter, 43 unit kapal perang dan 116 unit pesawat milik angkatan udara.

Danlanal Banten Kolonel Laut (P) Judijanto mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan semua intansi terkait terkait sterilisasi perairan Pelabuhan Indah Kiat pada pelaksanaan HUT TNI.”Pada pelaksanaan nanti, kapal-kapal harus ditempatkan dimana dan area-area akan disterilkan. Termasuk dengan kapal penyeberangan yang alurnya akan dirubah dan sudah kita koordinasikan,” katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Selain itu, Judijanto mengungkapkan, kegiatan HUT TNI yang akan menampilkan kekuatan alusista milik angkatan Udara, Laut dan Darat nanti dipastikan aman. Meskipun terdapat perusahaan gas milik PT Pertamina yang tidak jauh dari lokasi HUT TNI.”Selama tidak ada kegiatan pengisian gas disana. Maka dipastikan aman dan tidak perlu ada kekhawatiran berlebihan,” ungkapnya.

Untuk itu, Judijanto menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kegiatan yang dilaksanakan di Pelabuhan Indah Kiat. Bahkan, pihaknya sudah menyiapkan beberapa lokasi khusus untuk masyarakat.”Kita akan siapkan tenda-tenda untuk masyarakat menonton. Salah satunya dilokasi reklamasi PT Pertamina Tanjung Sekong,” tegasnya.

Ketua Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Merak, Togar Napitupulu membenarkan adanya pelarangan aktivitas di sekitaran perairan Pelabuhan Indah Kiat pada pelaksanaan HUT TNI nanti.”Iya betul, kapal-kapal tidak boleh melakukan lego jangkar dan perawatan kapal disana. Adapun jalur aktivitas kapal roro diminta untuk sedikit bergeser ke arah selatan,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan, pada perayaan HUT TNI ke-70 di Kota Cilegon nanti akan dipamerkan kekuatan pertempuran darat, laut dan udara yang dimiliki oleh prajurit TNI. “Jadi, Presiden dan masyarakat bisa mengetahui kekuatan angkatan darat, laut dan udara. Dengan demikian apa yang harus dilengkapi agar kita bisa naik kelas dengan cepat,” katanya.

Terkait dengan adanya pemeran kekuatan tempur yang dimiliki TNI akan menggaunggu aktivitas di Pelabuhan Merak, Gatot mengungkapkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan sejumlah semua intansi.

Sebab, akan dipastikan kegiatan HUT TNI ini akan berimbas terhadap kegiatan yang lainnya terutama aktivitas yang berdekatan dengan lokasi hari jadi TNI. “Soal itu (Adanya pengurangan volume kapal di Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakaueni-red) kita akan disosialisasikan, dan dikomunikasikan. Jam-jam padat yang mana itu yang kita atur,” katanya. (iaf/BantenRaya)