F-MBAI Deklarasi Anti ISIS

Ketua Front Masyarakat Anti ISIS Embay Mulya Syarief
Ketua Front Masyarakat Anti ISIS Embay Mulya Syarief

Serang, Beritaindonesianet.com-Waspada terhadap jaringan Islamic State of Iraq and Syria atau ISIS terus dilakukan berbagai pihak di Indonesia. Khususnya di Serang, Banten, ratusan orang yang mengatasnamakan Front Masyarakat Banten Anti ISIS (F-MBAI) mendeklarasikan diri memberantas ISIS di depan alun-alun Kota Serang, Senin (13/4). Mereka tidak hanya menolak ISIS tetapi juga akan mengejar jika memang ada panglima ISIS di Kota Serang.

Menurut Koordinator F-MBAI, deklarasi ini bertujuan untuk mengajak masyarakat Banten agar bisa memahami ajaran Islam dengan sempurna. “Apabila memang ada panglima ISIS di Kota Serang ini, harus segera diselidiki dan ditangkap. Informasi harus terus dikejar,” ujar Embay Mulya Syarif.
Embay juga menegaskan jika kelompok ISIS bukanlah bagian dari Islam karena perbuatan mereka yang seringkali kejam dan menyimpang dari ajaran Islam. Apalagi jika melihat kekejaman ISIS memborbardir Kamp Palestina di Dasmaskus Suriah, sehingga anak-anak hingga kalangan tua harus mengungsi. ”Ajaran Islam itu jelas. Cinta tanah air ini bagian dari iman.”
Embay berharap semua pihak bisa bergerak melawan ISIS akar jaringan ini tidak bisa meluas dan mempengaruhi masyarakat, terutama kalangan generasi muda.“Yang lebih menukik apabila kita bersama kalangan pondok pesantren,para ulama, pendidik, akademisi. Semua bergerak melakukan sosialisasi kepada terutama generasi muda.”
Menurut Embay dengan cara ini mudah-mudahan banyak masyarakat yang menyadari akan bahaya ajaran ISIS. “Banyak orang yang tergoda, tertipu, terpesona dengan propaganda-propaganda yang menyesatkan.”
Acara deklarasi ini berlangsung di jalan raya depan Alun-alun Kota Serang, Banten. Selain embay, juga hadir dalam deklarasi ini Kapolda Banten Brigjen Pol Boy Rafli Amar, Komandan Grub I Kopassus Inf Sudaryanto, Sekretaris Daerah (Sekda) Lalu Atharussalam Rais, kalangan alim ulama, organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa dan sejumlah instansi terkait lainnya.”
(Hen)