Jalan Desa TMMD Mulai Dilintasi Warga

Cilegon, beritaindonesianet – Sepekan menjelang penutupan program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-95 di Kampung Langon, Desa Mekar Sari, Kecamatan Pulo Merak, Kota Cilegon, Banten, suasana sudah banyak berubah. Terutama di akses “jalan desa” yang dibuat pada program ini, sudah banyak dilintasi masyarakat dan anak sekolah yang sedang berolahraga.

Meskipun fisik jalan masih berupa jalan tanah, tapi pembukaan jalan baru ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar. “Biasanya kalau sekolah saya melewati kampung bawah tapi sekarang mendingan lewat sini lebih dekat,” ujar Rudi, siswa SD Langon. Hal senada juga dilontarkan salah satu guru SD yang membawa para siswanya berolahraga melintasi jalan ini. “Dengan adanya jalan ini, kami jadi mempunyai rute olahraga lari di daerah perbukitan,” ujar Doni.

Kamis pagi (22/10), Wakil Asisten Logistik Panglima TNI Brigjen TNI Gadang Pambudi, Danrem 064 Maulana Yusuf Kolonel Inf. Wirata PB, Pasi Ter Korem 064 Maulana Yusuf Joni Sam, Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf. Aji Mimbarno, Penjabat Walikota Suyitno, Kapolres Cilegon AKBP Anwar Sunarjo, dan sejumlah pejabat lainnya mencoba melintasi jalan baru ini dengan menggunakan motor trail menuju lokasi TMMD Bedah Rumah di Kampung Lengon I. “Kami harap setelah program ini selesai, ada tindak lanjut dari Pemerintah Kota Cilegon untuk penyempurnaan pembukaan jalan ini. Dan kami harap juga masyarakat ikut menjaga kondisi jalan agar selalu dalam keadaan baik dan layak dilalui,” ujar Waaslog Panglima TNI Brigjen Gadang Pambudi.

Ungkapan Waaslog Panglima TNI ternyata mendapat sambutan positif dari Penjabat Walikota Cilegon Suyitno. “Sekarang ini kami baru tahap evaluasi dulu. Apakah program ini mengena ke masyarakat atau tidak. Dan ke depan kami mendapatkan informasi kalau di sini butuh saluran irigasi. Dan kalau memang saluran irigasi ini nanti memang dipandang perlu, mudah-mudahan bisa dilaksanakan,” ujar Suyitno.

Program Bedah Rumah
Sementara saat mengunjungi lokasi rumah Salamah (67), janda miskin yang mendapatkan program bedah rumah, suasana akrab tersirat dari hubungan antar warga dan anggota TNI. Salamah, nenek yang sehari-hari bekerja mengembalakan kambingnya terus tersenyum sumringah. “Makasih Bapak ABRI,” ungkapnya. Salamah terus menyebut TNI sebagai ABRI sebagaimana panggilan untuk kesatuan tentara pada jamannya saat muda dahulu.

Menanggapi program bedah rumah ini, Waaslog mengaku program untuk meningkatkan kesejahteraan warga miskin ini akan selalu ada setiap tahunnya. “Kami akan selalu melaksanakan TMMD setiap tahunnya. Mengenai programnya bergantung pemerintah daerah setempat. Dimana ada sasaran sulit dilaksanakaan pemerintah daerah maka akan dilakukan oleh TMMD, karena nilainya sangat bermanfaat kepada masyarakat. Nanti setelahnya diteruskan oleh pemerintah daerah. Dan harus dipelihara masyarakat,” ujar Brigjen TNI Gadang Pambudi.

Rencananya, semua program TMMD ini akan selesai dikerjakan pada penutupan TMMD tanggal 28 Oktober 2015 mendatang. “Kalau pembukaan lalu dilakukan oleh TNI kemungkinan pada penutupan nanti yang menutupnya dari pemda, mungkin Gubernur Banten yang akan menutupnya. Dan kemungkinan dari TNI yang akan datang dari kodam,” ujar Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf. Aji Mimbarno.

Dandim berharap program TMMD yang mereka lakukan berguna bagi masyarakat banyak. “Program ini hanya pancingan untuk mengembangkan pembangunan. Buktinya sejak kami buka jalan desa ini, warga kampung berinisitif membuka jalan baru untuk kampung mereka. Semoga program ini bermanfaa,” ujar Letkol Inf Aji. (hen)

TMMD WAASLOG, SEKDA, POLWAN AJAR SEKS 001

TMMD WAASLOG, SEKDA, POLWAN AJAR SEKS 158