- Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
- Ombudsman Banten Serahkan Hasil Kajian Pelayanan Samsat dan Pengawasan Program Sekolah Gratis kepada Gubernur Banten
- Mostbet Canlı Kazino'da Dream Catcher Oyununda Qazanmaq Üçün Strategiyalar
- Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang Dorong Ekonomi Berkelanjutan Menuju 2026
- Kasrem 064/MY Hadiri HUT ke-69 LVRI, Tegaskan Pentingnya Pewarisan Nilai Kejuangan
Wartawan Senior Banten Lukman Hakim Tutup Usia
Serang, beritaindonesianet.com – Innalillahiwainnailahirojiun. Dunia pers Banten berduka. Wartawan senior yang sekaligus pemegang Press Card Number One PWI Banten tutup usia. Lukman Hakim atau akrab disapa Kang Lukman, atau Om Lukcy meninggal dunia di RS Drajat Prawiranegara di usianya yang ke-74, Rabu 05.30 karena menderita sakit jantung.
Menurut Agus Sandjadirja, Ketua Dewan Kehormatan Daerah (DKD) PWI Banten, jenazah sempat dirawat di ICU selama beberapa hari, dan Rabu pagi tadi beliau mengembuskan napas terakhir. Saat ini, jenazah disemayamkan di kediamannya di Jl. Garuda no 71, Ciceri, Kota Serang, Banten. “Saya sudah di kediamannya ini sejak pagi tadi, rencana akan dimakamkan ba’dah zuhur nanti,” ujar Agus.
Agus mengaku sangat kehilangan karena selama ini Lukman bukan hanya menjadi rekan kerja saja, tetapi juga sebagai guru dan saudara. “Pak Lukman mengajarkan banyak hal. Beliaulah yang menjadi guru wartawan di Banten.”
Lukman Hakim memang perintis dunia pers di Provinsi Banten, yang dulu masih bergabung dengan Jawa Barat. “Pak Lukman sudah menjadi wartawan sejak tahun 70-an, beliau waktu itu menjadi ketua PWI Perwakilan Banten yang pertama.”
Sementara Ketua PWI Banten Firdaus mengaku sangat bangga dengan Lukman Hakim. “Beliau adalah satu-satunya wartawan Banten
yang mendapakan Press Card Number One. Beliau yang menjadi perintis dunia pers Banten dan hingga akhir hayatnya masih bergelut di dunia pers.”
Terakhir, jabatan Lukman di jajaran PWI Banten menjabat Ketua Penasehat setelah beberapa kali menduduki jabatan lain. “Secara pribadi, saya sangat kagum dengan spiritnya menjalani profesi wartawan.”
Kini, dunia pers Banten telah kehilangan salah satu wartawan terbaik. Selamat jalan Pak Lukman, selamat jalan Om Lucky. Kami bangga padamu. (hen)

