- Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
- Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
- Danrem 064/MY Tekankan Disiplin dan Etika Prajurit Saat Kunker ke Kodim 0602/Serang.
- Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
- Ombudsman Banten Serahkan Hasil Kajian Pelayanan Samsat dan Pengawasan Program Sekolah Gratis kepada Gubernur Banten
Aktivitas Buruh Perusahaan Sumbang Kemacetan Serang Timur
Serang – Parkirnya ratusan angkot yang menunggu karyawan pulang dan parkirnya sepeda motor buruh PT Nikomas Gemilang, yang seharusnya hanya sebatas di lokasi parkir, saat ini sudah mempergunakan badan jalan raya Serang-Tanggerang. Di saat buruh bubar kerja, kondisi jalan ini malah seringkali macet total sehingga mengakibatkan kemacetan panjang jalan raya yang merupakan jalan negara ini.
Camat Kibin, Lukman Harun, mengakui overloadnya parkir perusahaan sepatu kualitas ekspor ini memang sudah melampaui batas. “Ini juga di perparah dengan banyaknya angkot trayek luar yang ikut parkir menunggu karyawan pulang,” ungkapnya, Senin (21/3/2016).
Sementara Ketua Serikat Buruh Nasional (SPN) PT Nikomas Gemilang, Asep Syaefullah mengakui aktivitas buruh ini sebagai penyebab kemacetan. “Saya sudah mengimbau rekan-rekan tetapi prakteknya memang saat jam pulang para buruh yang berebut kendaraan, itu yang menyebabkan makin parahnya kemacetan,” katanya.
Senin kemarin, Camat Kibin dan seluruh Kepala Desa di jajarannya melakukan dialog dengan jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Serang, seputar kemacetan wilayah kecamatan ini. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Serang Hedi Tahap mengaku pihaknya akan mempelajari segala laporan dan usulan. Diharapkan dalam waktu dekat pihaknya sudah bisa mendapatkan solusi untuk permasalahan kemacetan ini. (Henny)
