- Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
- Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
- Danrem 064/MY Tekankan Disiplin dan Etika Prajurit Saat Kunker ke Kodim 0602/Serang.
- Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
- Ombudsman Banten Serahkan Hasil Kajian Pelayanan Samsat dan Pengawasan Program Sekolah Gratis kepada Gubernur Banten
Kakanwil Kemenag Tawarkan Eks Anggota Gafatar Jadi Penyuluh Agama
Serang – Motif ekonomi ternyata bisa membuat orang berbuat apa saja untuk memenuhi tuntutan hidupnya, termasuk salah satunya menjadi anggota gafatar yang beberapa waktu lalu diberangkatkan ke Kalimantan Barat, meskipun akhirnya dipulangkan kembali oleh pemerintah ke kampung halaman mereka.
Di Banten, kondisi ini membuat banyak pihak berpikir untuk mencari solusi yang tepat, salah satunya Pihak Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Banten, yang menawarkan pekerjaan sebagai honorer penyuluh agama dan Imam Masjid.
“Kami memberikan solusi pekerjaan bagi mantan anggota Gafatar untuk menjadi penyuluh agama atau Imam Masjid, karena kedua profesi ini memiliki honor,” kata Agus Salim, Kakanwil Kemenag Provinsi Banten, di Serang, Jum’at (29/1/2016).
Kakanwil Kemenag menilai para anggota eks Gafatar yang berasal dari Banten bukanlah militan, tetapi hanya terhasut untuk masuk menjadi anggota ormas yang diduga menyimpang ini.
“Karena itu, kami merasa bertanggung jawab terhadap pembinaan para eks anggota Gafatar ini agar bisa kembali ke jalan yang benar, dan memberikan solusi yang tepat agar mereka bisa hidup normal kembali,” pungkas Agus. (Henny)
