- Kadiv Humas Polri: Wartawan Berperan Strategis Menjaga Nilai Kebangsaan, Demokrasi, dan NKRI
- Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
- Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
- Danrem 064/MY Tekankan Disiplin dan Etika Prajurit Saat Kunker ke Kodim 0602/Serang.
- Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
Gubernur Banten Andra Soni: Kerukunan Antar Umat Beragama Dukung Percepatan Pembangunan
SERANG.beritaindonesianet – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan kerukunan dan kebersamaan antar umat agama menjadi hal utama untuk menciptakan kondusivitas. Kerukunan antar umat beragama mendukung terwujudnya percepatan pembangunan di daerah maupun nasional.
Hal itu disampaikan Andra Soni usai menghadiri Halal Bihalal Bersama Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Greenotel, Kota Cilegon, Selasa (8/4/2025).
Kegiatan tersebut digelar oleh Forum Kerukunan Umat Agama (FKUB) Provinsi Banten dan Musyawarah Pimpinan Gereja-Gereja (Muspija) Provinsi Banten. Turut hadir pada kesempatan tersebut KH. Embay Mulya Syarief dan tokoh agama lainnya.
“Saya punya keyakinan, Banten akan maju dengan kebersamaan,” ungkap Andra Soni.
Selanjutnya, Andra Soni juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kerukunan umat beragama. Di antaranya dengan menghargai setiap perbedaan.
“Kita harus menjunjung tinggi kerukunan, kita harus bersama-sama,” katanya.
Pada kesempatan itu, Andra Soni juga disematkan selendang pejuang kerukunan oleh FKUB Provinsi Banten.
“Beliau tidak boleh membeda-bedakan, baik itu ras maupun agama. Karena itu adalah rakyat Provinsi Banten,” ujar Ketua FKUB Provinsi Banten KH AM Romly.
Disampaikan kerukunan menjadi pondasi dasar untuk dapat bersama-sama. Oleh karena itu komunikasi menjadi hal yang terpenting.
“Komunikasi dapat dilakukan dengan baik, baik itu antar tokoh agama maupun tokoh masyarakat serta masyarakat pada umumnya ” imbuhnya
Sementara, Ketua Umum Muspija Provinsi Banten Pdt Pieter Faraknimella berharap kerukunan masyarakat dapat dikedepankan dengan bersama-sama
“Kerukunan harus dikedepankan. Kita boleh berbeda tapi kita harus jaga apa yang telah diperjuangkan para pendiri bangsa dan negara ini,” pungkasnya.(*/hen)
