Peringati Harganas 2022, BKKBN Banten Gelar Gerebek Stunting

SERANG, beritaindonesiane-Dalam Hari Keluarga Nasional ke -XXIX Tahun 2022, tanggal 29 Juni 2022 Perwakilan BKKBN Provinsi Banten menggelar kegiatan Gerakan Berkunjung ke rumah Keluarga Stunting (Gerebek Stunting) di 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Banten. Gerebek stunting merupakan salah satu upaya percepatan penurunan stunting dengan melaksanakan kunjungan angsung ke rumah keluarga stunting melalui pemberian makanan bergizi. Sesuai arahan Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo bahwa Perwakilan BKKBN Provinsi diminta untuk hadir ke rumah-rumah keluarga berisiko stunting untuk memberikan bantuan. Hasto juga mengungkapkan Harganas ke-29 ini fokus perhatiannya tidak hanya pada stunting, tapi juga menunjukan unsur gotong royong yang diimplementasikan melalui gerakan Bapak Asuh Anak Stunting.
Pelaksanaan Gerebek Stunting di Kampung KB Kenari Kecamatan Kasemen kota Serang ini dihadiri oleh Danrem 064 MY, Kepala Biro SDM BKKBN, Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Dandim 0602 Serang sekaligus memberikan bantuan makanan kepada anak stunting di desa tersebut. Selain itu hadir pula Kapolsek Kasemen dan sejumlah pemangku kepentingan serta tokoh masyarakat ikut menyaksikan Pengukuhan KSAD TNI Jenderal Dudung sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting dan penyematkan selendang Duta Bapak Asuh Anak Stunting oleh Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo, Sp.Og (K) melalui daring.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, Viktor Hasiholan Siburian menyatakan optimis dengan melibatkan TNI dilapangan dapat menurunkan prevelensi stunting di Banten.
Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten mengatakan Bapak asuh anak stunting ini merupakan salah satu program percepatan penurunan stunting dengan cara memberikan pendampingan dan bantuan kepada anak asuh stuntingnya selama 6 bulan. “Bantuannya nantinya akan berbentuk makanan bergizi yang diolah oleh tim pendamping keluarga (TPK) di desa itu sendiri, bisa kader ataupun ibu-ibu PKK”, ujar Dadi.
Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 064/Maulana Yusuf (MY) Brigjen TNI Yunianto mengatakan, pengukuhan Bapak Asuh Stunting tersebut akan dilanjutkan ke secara hirarki, di kewilayahan mulai dari tingkat provinsi hingga Kodam, Korem, dan Kodim, hingga Koramil. Pihaknya menilai terjadinya peningkatan stunting diakibatkan tata kelola kehidupan masyarakat yang kurang baik, sehingga perlu diedukasi dan memberikan pendampingan melalui program bapak asuh stunting ini sehingga prevelensi stunting di Banten dapat turun sesuai dengan target yang diharapkan.
Sementara itu, masih di hari yang sama di pagi hari Sekretaris Utama BKKBN, Drs Tavip Agus Riyanto, M.Si didampingi oleh Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten mengunjungi rumah keluarga stunting di Desa Mongpok, Kecamatan Cikeusal Kab Serang .

Kedatangan Rombongan BKKBN disambut oleh Camat Cikeusal dan Kepala Desa Mongpok di Balai Desa. Sebelum berkunjung ke rumah keluarga stunting, Travip beserta jajarannya bersilahturahmi dengan warga di Balai Desa. Beliau menyampaikan bahwa permasalahan stunting ini adalah tanggung jawab bersama, artinya harus dilaksanakan secara gotong royong, salah satunya dengan Program Bapak Asuh Stunting ini.
” Bapak Asuh stunting adalah gerakan pemberian makanan bergizi dengan sasaran anak-anak stunting yang berasal dari keluarga tidak mampu. Makanan sehat bergizi akan diberikan selama 6 bulan dan dibuat oleh tim pendamping keluarga di desa itu tersebut “, ucap Travip.

Pertemuan tersebut ditutup dengan makan bersama anak stunting kemudian dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke rumah keluarga stunting dan pemberian bantuan makanan sehat oleh Sekretaris Utama BKKBN, Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten.(hen)

beritain

Berita Indonesia Net adalah media online yang menyajikan berbagai informasi umum di seluruh dunia. Media ini diharapkan bisa menjadi jembatan informasi yang bermanfaat bagi seluruh pembaca, sesuai dengan mottonya "Bersama Anda, berbagi Informasi"