- Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
- Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
- Danrem 064/MY Tekankan Disiplin dan Etika Prajurit Saat Kunker ke Kodim 0602/Serang.
- Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
- Ombudsman Banten Serahkan Hasil Kajian Pelayanan Samsat dan Pengawasan Program Sekolah Gratis kepada Gubernur Banten
Polda Lampung Kejar Target 8 Ribu Dosis Vaksin Perhari Hingga Desember 2021
BANDARLAMPUNG, beritaindonesianet — Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno dan Pejabat Utama Polda Lampung tinjau langsung pelaksanaan gebyar vaksinasi yang dilaksanakan di lapangan Saburai Bandar Lampung, Jumat (8/10/2021) pagi.
Pelaksanaan gebyar vaksinasi ini kerja sama Pemerintah Kota Bandar Lampung, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Lampung, Dinas Kesehatan Kota dan Dinas kesehatan TNI Korem Gatam Bandar Lampung.
Gebyar vaksin yang dibuka oleh Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana tersebut dihadiri ribuan masyarakat dari beberapa kecamatan yang ada di Kota Bandar Lampung.
Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno mengatakan, target yang kita siapkan dalam gebyar vaksin ini sekitar 60 ribu dosis vaksin dan perharinya kita targetkan 8 ribu masyarakat yang akan di vaksin.
“Bagi masyarakat yang ingin suntik vaksin dipersilahkan untuk datang ke gerai vaksin di Lapangan Saburai dengan membawa KTP/Kartu Keluarga.
Gerai gebyar vaksin Bandar Lampung akan dibuka setiap harinya, mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai dengan tetap mengutamakan Prokes,” terang Hendro.
Pada kesempatan yang sama Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana mengatakan, teknis pelaksanaan vaksinasi ini disesuaikan dengan alamat kediaman masing-masing masyarakat. Dimana telah disediakan 20 tenda vaksinasi yang digunakan untuk memvaksin masyarakat yang dirujuk dari 20 kecamatan yang ada di Bandar Lampung.
“Dari informasi yang didapat, sebelum masyarakat melaksanakan vaksinasi dalam program tersebut, yang bersangkutan telah melakukan pendaftaran di kantor Kelurahan, sehingga masyarakat setelah datang dan mengantre, pelaksanaan vaksinasi langsung dilakukan dengan proses pemeriksaan kesehatan dan penyuntikan dengan sebelumnya menunjukan bukti pendaftaran yang diketahui kelurahan.(kus)
