- Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
- Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
- Danrem 064/MY Tekankan Disiplin dan Etika Prajurit Saat Kunker ke Kodim 0602/Serang.
- Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
- Ombudsman Banten Serahkan Hasil Kajian Pelayanan Samsat dan Pengawasan Program Sekolah Gratis kepada Gubernur Banten
Pemulihan Pasca Tsunami, Pemprov Banten Siapkan Rp70 Miliar
Serang – Pemprov Banten telah menyiapkan dana sebesar Rp70 miliar untuk proses pemulihan daerah yang terdampak tsunami Selat Sunda. Pemprov akan fokus membangun hunian sementara dan sekolah yang rusak.
Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Banten, Mahdani mengatakan, dana tersebut bersumber dari Dana Tak Terduga (DTT) dan Bantuan Sosial (Bansos) Pemprov Banten.
“Mulai saat ini, pemprov sudah bisa menggunakan anggaran dari dana tak terduga untuk kebutuhan penanganan pascabencana tsunami. Adapun besarannya, pemprov menyiapkan Rp70 miliar yang terdiri atas dana TT senilai Rp55 miliar, dan bantuan sosial tak terencana sebesar Rp15 miliar,” katanya, Selasa (8/1/2019).
Ia menyampaikan berdasarkan instruksi Gubernur Banten Wahidin Halim, sebelum masa darurat bencana berakhir pada 9 Januari 2019 mendatang, proses pembangunan hunian sementara harus sudah berjalan.
“Pak Gubernur sudah menginstruksikan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) untuk membelikan barang (material bangunan) untuk membangun rumah sementara,” ujar dia dilansir merdeka.com.
Hingga saat ini, sudah ada proses pembangunan baik dari pihak luar maupun Pemprov Banten. “TNI siap membantu untuk mengerjakan pembangunan rumah sementara,” katanya. (red)
