- Kadiv Humas Polri: Wartawan Berperan Strategis Menjaga Nilai Kebangsaan, Demokrasi, dan NKRI
- Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
- Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
- Danrem 064/MY Tekankan Disiplin dan Etika Prajurit Saat Kunker ke Kodim 0602/Serang.
- Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
Rembuk Nasional Aktivis 98, 5.000 Aktivis Banten Siap Hadir
Tangerang – Sebanyak lima ribu aktivis pro demokrasi di Banten akan menghadiri Rembuk Nasional Aktivis 98, yang akan digelar di Monas, 7 Juli 2018.
“Kami sudah siapkan secara matang untuk hadir di Monas, bergabung bersama seluruh aktivis 98 se-Indonesia,” ujar Akhmad Yuslizar, aktivis Persatuan Nasional Aktivis (PENA) 98 asal Pamulang, Tangsel, saat konferensi pers di Sekretariat Panitia Rembuk Nasional Aktivis 98 Banten, di kawasan Warung Pojok, Kota Serang, Banten, Selasa (19/07/2018).
Kehadiran ribuan aktivis Banten ini, katanya, menjadi bukti komitmen menjadikan radikalisme, terorisme, dan intoleransi, sebagai musuh bersama.
“Intoleransi dan terorisme merusak tatanan kebangsaan kita yang bhineka tunggal ika ini,” kata Muhammad Ali Soerochman, pendiri Front Aksi Mahasiswa (FAM) Banten, ditempat yang sama, Selasa (18/06/2018).
Menurutnya, gerakan intoleran dan terorisme tidak boleh dibiarkan berkembang di Indonesia. Untuk itu, seluruh elemen pergerakan rakyat di Banten harus menyatukan barisan.
“Beberapa simpul aktivis mahasiswa di berbagai kampus di Serang dan Cilegon sudah menyatakan siap bergabung di Monas,” jelasnya. (red/man)
