- Kadiv Humas Polri: Wartawan Berperan Strategis Menjaga Nilai Kebangsaan, Demokrasi, dan NKRI
- Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
- Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
- Danrem 064/MY Tekankan Disiplin dan Etika Prajurit Saat Kunker ke Kodim 0602/Serang.
- Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
Banten Tolak Pasarkan Kerbau Impor India
Serang – Program pemerintah pusat yang mengimpor ribuan daging kerbau asal India ternyata tidak begitu saja diterima semua daerah, termasuk pemerintah Provinsi Banten. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan atau Distanak Provinsi Banten Agus Tauchid mengaku saat ini pasokan daging, khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha mencukupi.
Menurut Agus, memang tidak semua daging berhasil dipenuhi oleh peternak lokal. Sebagian kambing, domba, dan sapi memang memasok dari daerah lain.
“Meskipun demikian, saya tidak sepakat jika Banten akan dijadikan daerah pemasaran kerbau impor India. Banten saat ini sudah berhasil memenuhi daging kerbau local,” kata Agus, Jum’at (9/9/2016)
Diketahui, berdasarkan data yang dirilis Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik atau Perum Bulog, awal September lalu, saat ini total daging kerbau impor dari India yang masuk ke Tanah Air sudah sekitar 720 ton. Rencananya, daging sapi impor India yang akan masuk ke Indonesia mencapai 10 ribu ton akhir september mendatang. (Henny)
