- Retret PWI Masuki Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan
- Rangkaian HPN 2026, PWI dan Kemenhan Gelar Retret Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan
- Danrem 064/MY Tekankan Disiplin dan Etika Prajurit Saat Kunker ke Kodim 0602/Serang.
- Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
- Ombudsman Banten Serahkan Hasil Kajian Pelayanan Samsat dan Pengawasan Program Sekolah Gratis kepada Gubernur Banten
Pembangunan Gedung RSUD Banten Akan Segera Dilelang
Serang – Pemda Provinsi Banten kembali melanjutkan pembangunan gedung RSUD Banten yang sempat terbengkalai selama tiga tahun terakhir.
Direktur RSUD Banten, Dokter Dwi Hesti Hendarti, mengaku pihaknya sudah menyelesaikan segala sesuatunya. “Rencananya pelelangan akan dimulai pada bulan Februari atau paling lambat bulan Maret,” katanya, Selasa (2/2/2016).
Menurut Dwi, penambahan gedung rawat inap ini memang sudah sangat dibutuhkan. “Karena saat ini ruang rawat inap yang ada sudah penuh, sehingga pasien yang hendak dirawat harus antri untuk mendapatkan tempat tidur. Saat ini juga sedang memperbaiki atap lantai empat yang sempat bocor,” ujarnya.
Diketahui, Gedung rawat inap RSUD Banten ini terbengkalai setelah tersandung kasus pengadaan alat kesehatan yang melibatkan adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan. Akibatnya, pembangunan gedung rawat inap dan bedah sentral senilai 7 miliar yang bersumber dari dana APBN dan APBD Banten tidak bisa dilanjutkan. (Henny)
