- Mostbet Canlı Kazino'da Dream Catcher Oyununda Qazanmaq Üçün Strategiyalar
- Kasrem 064/MY Hadiri HUT ke-69 LVRI, Tegaskan Pentingnya Pewarisan Nilai Kejuangan
- Gubernur Andra Soni dan Wagub Dimyati Terima Anugerah Tokoh Peduli Penyiaran
- Rangkaian HPN, 200 Wartawan Dijadwalkan Retret di Akmil Magelang
- JMSI Beri Penghargaan Khusus Untuk Ketua Jurnalis Polda Lampung
Habibie Nasehati Jokowi Soal Industri Pesawat
Jakarta – Presiden Joko Widodo bertemu presiden ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/1). Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, pada pertemuan itu Jokowi mendengarkan masukan Habibie tentang strategi pengembangan industri pesawat dalam negeri.
“Tadi beberapa hal teknis mengenai pembuatan pesawat terbang dan lain-lain,” kata Pratikno, Kamis petang.
Pratikno mengatakan, Habibie mendorong Jokowi fokus menjadikan industri teknologi sebagai prioritas pemerintah. Alasannya, sektor tersebut memiliki nilai tambah yang tinggi.
Jokowi, kata Pratikno, menyambut positif masukan Habibie. Menurut Jokowi, indusri pesawat dapat menjadi nilai jual lain Indonesia dan menjadi pemantik meningkatnya sektor-sektor lain.
“Fokusnya adalah membawa implikasi luas terhadap tenaga kerja, meningkatkan nilai tambah ekonomi, sekaligus memberikan peluang bagi generasi muda,” ucap Pratikno.
PT Dirgantara Indonesia (Persero) merupakan perusahaan pelat merah yang menjalakan roda industri pembuatan pesawat terbang di dalam negeri. Habibie merupakan direktur utama pertama badan usaha milik negara tersebut.
Merujuk situs Kementerian Perindustrian, industri pesawat dalam negeri sulit berkembang karena persoalan modal. Industri padat modal ini membutuhkan anggaran besar dan waktu riset yang panjang.
Di sisi lain, maskapai penerbangan nasional masih jarang melirik pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia dan lebih tertarik mengimpor pesawat. (Cnn)
