- Rangkaian HPN 2026, 200 Wartawan Siap Berangkat 'Retret' Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara
- Ombudsman Banten Serahkan Hasil Kajian Pelayanan Samsat dan Pengawasan Program Sekolah Gratis kepada Gubernur Banten
- Mostbet Canlı Kazino'da Dream Catcher Oyununda Qazanmaq Üçün Strategiyalar
- Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang Dorong Ekonomi Berkelanjutan Menuju 2026
- Kasrem 064/MY Hadiri HUT ke-69 LVRI, Tegaskan Pentingnya Pewarisan Nilai Kejuangan
Area Museum Banten akan Diperketat Penjagaannya
Serang – Kawasan cagar budaya Museum Banten semakin diperketat penjagaannya menyusul adanya sejumlah warga yang menjadikan area ini sebagai wilayah berburu. Sejumlah pemuda yang hendak berburu dan menenteng senjata bahkan sempat melarikan diri saat dikejar petugas Satpol PP.
Mereka sebelumnya sempat ditegur oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Sumawijaya yang juga berkantor di areal ini.
Menurut Suma, agar kejadian serupa tidak terulang, ia akan meminta petugas Satpol PP untuk memperketat izin masuk orang luar ke dalam areal ini.
“Kami juga akan melarang masyarakat yang tidak berkepentingan untuk masuk ke arel ini sehingga keamanan kawasan tetap terjaga,” kata Suma, Sabtu (29/10/2016)
Selama ini, sejak dijadikan sebagai kantor Gubernur Banten hingga diubah menjadi kawasan cagar budaya Museum Banten yang terletak di samping Alun-alun Kota Serang memang selalu dijaga keasriannya. Sejumlah pohon yang berukuran besar dibiarkan hidup di pinggir jalan masuk serta sekitar pagar kawasan.
Banyaknya pohon-pohon besar ternyata membuat tempat ini menjadi asri dan didatangi beberapa jenis hewan dan burung langka yang biasa hidup di hutan. Hal ini lah rupanya yang menjadikan kawasan ini menarik dijadikan tempat berburu oleh sejumlah anak muda.
“Saya berharap dengan adanya teguran dan pengetatan pengamanan ini maka kawasan cagar budaya tetap terjaga,” pungkasnya. (Henny)
